PENDERITA AUTOIMUN Di TENGAH CORONA, HARUS BAGAIMANA?

Siapa yang mengalami ketakutan dan kekhawatiran akibat pandemi corona yang sedang melanda dunia akhir-akhir ini? hmmm wajar ya kalo kita mengalami yang namanya khawatir. tapi jika khawatir dan takut itu menguasai kita, yang ada ujungnya malah kita jadi mengalami gejala kecemasan, merembet susah tidur, mengalami gejala psikosomatis lalu merembet kepada masalah kesehatan lainnya karena ketakutan dan kecemasan justru akan melemahkan imunitas tubuh kita..

penting banget hari-hari ini menyaring informasi karna mempengaruhi pikiran. jangan sampai kita terlalu pusing dengan Corona sampai kita lupa untuk bahagia. kita belajar tenang. tapi tidak mengabaikan. kerjakan bagian kita ,antisipasi dengan maskimal dan sewajarnya.

dengarkan penjelasan selanjutnya di youtube channel Autoimmune TV yaaa. Stay at home and stay healthy all.

Bagi teman-teman autoimun yang mau memahami lebih detail bagaimana hidup sehat dengan autoimun silahkan membaca buku Autoimmune Warrior detail klik link berikut:
https://bukuautoimun.com

Atau bisa mengikuti kelas mentoring intensif sebulan bersama Saya. Klik link berikut:
https://bukuautoimun.com/kelas-mentoring/
Ditulis oleh
Kezia Yamamoto

Penulis Buku, Survivor dari 3 jenis invisible illness ( Sjogren's Syndrome, fibromialgya dan Tarlov Cyst), Pastor, Shofar Trainer, Internet Marketer, Web Developer.

Melihat semua artikel
Tinggalkan balasan (Isi Nama dan Komentar Saja)

2 comments
  • Anak saya 22 thn di diagnosa sjorgen oleh dr. Nanang , Nov 2017 . Mata kering d pegel2 . Dikasih obat plaquenil , Cal vit. D , Vometa racikan , falergy .
    Apakh plaquenil harus di minum seumur hidup , ada yg bilang.

    • tidak ada yang mengharuskan plaquenil diminum seumur hidup kecuali jika memang diperlukan oleh pasien. sebaiknya konsulkan dengan dokter atau second opinion dokter lain
      jangan menjalani pengobatan berdasar pengalaman orang lain, kal oada yang bilang spt itu mungkin dokternya memamng menganlisa kondisinya perlu minum plaquenil seumur hidup.
      karna buktinya banyak sekali yang tidak tergantung obat bahkan lepas semua obat termasuk saya.

Ditulis oleh Kezia Yamamoto