Fibromyalgia – ketika tubuh nyeri semuanya dan tidak paham bagaimana menjelaskannya

Fibromyalgia atau fibromyalgia syndrome (FMS) adalah nyeri pada otot dan syaraf yang menjalar ke seluruh tubuh bagian dalam sehingga mengakibatkan penderita merasakan nyeri hebat di sekujur tubuh paling tidak di 11 dari 18 titik pada bagian tubuh. Rasa nyeri tersebut konstan paling tidak selama minimal 3 bulan.  Menyerang sebagian besar wanita dengan rentang usia 30-50 tahun. Medis mengakui bahwa fibromyalgia adalah kelainan fungsi syaraf pusat yang penyebabnya sendiri belum bisa dipastikan, namun ada beberapa pemicu yang diyakini menjadi penyebab munculnya fibromyalgia dalam tubuh seseorang antara lain :

  • genetik/keturunan. Resiko seseorang untuk mengalami fibromyalgia bisa karena orangtua menderita kondisi sama, namun tidak 100% pasti.
  • mengalami cidera atau trauma,misalnya menjalani operasi, menderita infeksi virus, atau mengalami kejadian traumatis.
  • ketidakseimbangan senyawa dalam otak, seperti serotonin atau dopamin.
  • insomnia. Orang dengan kondisi gangguan tidur berpotensi memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap rasa sakit.
  • Penyakit yang berhubungan dengan sendi, otot, dan tulang. Misalnya, rematik artritis, lupus, sjogren’s syndrome dan lainnya.

Gejala Yang Timbul antara lain :

  • Otot kaku sampai sulit digerakkan
  • nyeri ketika ditekan
  • Sulit tidur yang akhirnya menyebabkan fatigue (lelah berlebihan)
  • Sakit kepala berkepanjangan
  • Gangguan kognitif, misalnya sulit berkonsentrasi atau mengingat sesuatu atau biasa familiar dengan sebutan brainfog
  • Kecemasan bahkan sampai depresi
  • Kram perut, terutama ketika haid
  • iritasi usus.
  • mudah merasakan kepanasan atau kedinginan. ini terjadi karena penderita tidak mampu mengatur temperatur tubuh.

 Cara Diagnosis 

Fibromyalgia cukup sulit didiagnosis karena gejala mirip dengan penyakit kronis lainnya, sehingga perlu pemeriksaan yang cukup panjang dan menuntut kesabaran agar tidak salah penanganan. pemeriksaan tersebut meliputi

  • pemeriksaan fisik dari gejala yang timbul
  • tes laboratorium
    • Laju Endap Darah
    • Imunology
    • Hematology lengkap
  • rontgen/MRI

Pengobatan 

Harus dipahami bahwa Fibromyalgia termasuk kondisi kronis yang tidak bisa disembuhkan 100%. Tujuan pengobatannya adalah untuk meringankan gejala agar penderita tetap dapat beraktifitas seperti biasa. Jika tidak diobati, rasa nyeri akan semakin meningkat keparahannya, namun jika diobat akan bisa semakin berkurang. Pengobatan tersebut bisa melalui beberapa cara :

  • Konsumsi obat yang terdiri dari
    • painkiller / penahan sakit (misalnya paracetamol, ibuprofen, atau tramadol)
    • obat antidepresan (seperti lyrica, emitriptiline paroxetine)
    • obat antikonvulsan (gabapentin).
    • tambahan obat relaksan otot, obat penenang, atau obat tidur untuk mengatasi insomnia.
  • terapi fisik antara lain
    • fisioteraphy dengan menggunakan alat bernama TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation) yaitu penggunaan arus listrik yang dihasilkan oleh perangkat untuk merangsang saraf untuk mengurangi rasa sakit.
    • Penyinaran dengan menggunakan infrared sehingga menimbulkan kesan hangat
    • olahraga seperti berenang, yoga
  • Terapi psikologis
    • konsultasi dengan pakar untuk dapat membantu management stres.
    • penyaluran hobi yang disukai untuk mengalihkan rasa sakit
  • Terapi Alternatif
    • tusuk jarum
    • pijat
  • Injeksi
    • jika dengan semua terapi tersebut di atas tidak menunjukkan kemajuan yang baik dalam artian pasien sangat terganggu aktifitasnya karena nyeri, dokter bisa melakukan prosedur injeksi, yaitu penyuntikan beberapa jenis obat seperti painkiller, steroid dan ozon. Harus dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman dan tidak boleh sering-sering dilakukan karena pasti ada faktor resiko.

Untuk rekomendasi dokter yang bagus dalam menangani fibromyalgia dan olahraga harian untuk fibromyalgia akan dipost menyusul. Semoga bermanfaat.

 

Kezia Yamamoto, S.Kom, M.Th

Ditulis oleh
Kezia Yamamoto

Penulis Buku, Survivor dari 3 jenis invisible illness ( Sjogren's Syndrome, fibromialgya dan Tarlov Cyst), Pastor, Shofar Trainer, Internet Marketer, Web Developer.

Melihat semua artikel
Tinggalkan balasan

6 comments
Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .
Ditulis oleh Kezia Yamamoto