Aku dan Autoimun – Kisah Para Pejuang Autoimun Berbagai Jenis

Anda kena autoimun? ingin berbagi cerita kepada seluruh masayarakat di Indonesia tapi bingung gimana caranya? Yuk tuliskan ceritamu melalui blog ini.

Saya membuka kesempatan bagi semua odamun (orang dengan autoimun) berbagai jenis di seluruh Indonesia untuk menuliskan kisahnya atau kisah keluarganya dalam menghadapi autoimmune. Mengapa saya membuat ini? di Indonesia masih sangat kekurangan informasi tentang autoimun, dan tidak sedikit yang merasa bahwa dia sendirian menghadapi penyakitnya.

Saya sangat berharap ketika anda menuliskan kisah anda dalam berjuang, bisa memberikan semangat tersendiri, karena menulis bisa menjadi terapi loh dalam menuangkan perasaan. Daripada merasa terpuruk dan terabaikan atau bahkan hopeless karena penyakit autoimun kita, lebih baik salurkan melalui menulis. buktinya saya ketika saya menuliskan kisah saya sejak awal berjuang, saya jauh lebih bersyukur dengan mengalami autoimun lalu jari-jari saya tidak lagi kaku justru pulih dengan menulis (tahun lalu jari-jari sampai bengkok dan tidak bisa angkat barang apapun). Banyak sekali pembelajaran yang didapat melalui penyakit ini. Tidak biasa menulis? tidak masalah, mulailah dari sekarang! siapatau ketika orang membaca kisah anda,  bisa menjadi sarana anda untuk mereka juga belajar, paling tidak mereka tidak perlu mengalami yang seperti kita alami, atau orang bisa merasa ada yang “senasib” jadi tidak merasa sendirian lagi.

Ini terbuka bagi SEMUA pejuang autoimun baik yang masih minum obat, maupun yang sudah remisi. nggak fair dong kalau yang diangkat kisahnya cuma yang sudah remisi. sayapun meskipun sudah remisi obat sejak tahun lalu masih kadang lebam, bengkak mata, kemaren malah pingsan ngga tau penyebabnya padahal baik-baik saja dari pagi. Saya tidak malu dengan keadaan saya, autoimun bukan aib kenapa harus malu? justru ketika kita menuliskanya orang bisa lebih care lagi dengan penderitaan para pejuang autoimun, sehingga dengan pengertian yang benar, perkataannya dan sikapnya bisa lebih terjaga :-p untuk bisa memberikan semangat kepada orang lain, kita nggak harus masuk TV, jadi motivator hebat, atau jadi orang terkenal, cukup dengan bersemangat dalam berjuang menghadapi keadaan kita sebagai odamun, orang akan lihat dan bisa terinspirasi. barangkali tulisan kita menjadi secercah cahaya harapan bagi yang membaca.

Apa saja konten tulisannya? kurang lebih seperti ini :

  • gejala awal apa
  • berapa lama berobat sampai terdiagnosa, apa penyebab autoimunnya
  • minum obat apa (jadi orang tahu autoimun jenis anda minum obatnya apa)
  • ke dokter siapa (bisa jadi referensi dokter buat pembaca  di kota anda)
  • bagaimana keadaan anda setelah terkena autoimmmune
  • perjuangan seperti apa yang anda dan keluarga lakukan
  • kondisi sekarang seperti apa
  • pesan buat para odamun jenis anda apa

 

Caranya :

  • email “saya mau menuliskan kisah saya” ke  email berikut : mail@keziayamamoto.com 
  • akan diberikan login username dan password untuk menulis
  • silahkan langsung menulis sendiri kisahnya. bisa sertakan biodata anda juga jika mau.
  • tulisan yang dibuat akan masuk dalam draft, dicek terlebih dahulu supaya rapi dan tidak menyinggung pihak manapun.
  • setelah dirapikan baru akan dipublish.
  • jika anda hanya ingin menuliskan kisah tanpa ada identitas apapun atau ngga bisa ribet dengan website bisa langsung kirimkan ceritanya melalui email berikut : mail@keziayamamoto.com nantinya tiddak perlu akses login website.

 

Ditunggu ya emailnya. perlu diingat ya isinya No jualan, No menjelekkan dokter, No mengeluh. Share info dan semangat perjuangannya saja! sehat, semangat berkarya dan menjadi arti bagi para pejuang autoimun di seluruh Indonesia. salam autoimun :-p

 

Kezia Yamamoto S.Kom, M.Th

-salah satu founder sjogren syndrome indonesia-

-founder fibromialgya Indonesia Comunity-

-survivor dari 3 jenis invisible illness-

Ditulis oleh
Kezia Yamamoto

Penulis Buku, Survivor dari 3 jenis invisible illness ( Sjogren's Syndrome, fibromialgya dan Tarlov Cyst), Pastor, Shofar Trainer, Internet Marketer, Web Developer.

Melihat semua artikel
Tinggalkan balasan

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .
Ditulis oleh Kezia Yamamoto